Tulang Bawang - Anggaran Lima Puluh Empat Milyar Lebih Tahun 2023 di Sekretariat DPRD Tulang Bawang, diduga jadi Sarang Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), Sekwan dan jajaran Kabag terkesan alergi dengan wartawan.
Hal tersebut terungkap saat tim media mengunjungi kantor DPRD Tulang Bawang selama empat hari berturut-turut, tidak bisa berjumpai sampai hari ini, Kamis 20 Maret 2025.
Kunjungan tim media di Sekretariat DPRD Tulang Bawang untuk mempertanyakan beberapa temuan terkait penggunaan anggaran tahun 2023, mulai dari belanja tunjangan komunikasi insentif pimpinan dan anggota DPRD, tunjangan transportasi DPRD, belanja pakaian sipil harian (PSH), pakaian dinas harian (PDH), pakaian sipil resmi (PSR), belanja medical chek-up dan belanja tenaga kebersihan di DPRD Tulang Bawang, yang dinilai adanya kejanggalan.
Namun sangat disayangkan Kabag Umum DPRD Tulang Bawang, Ermansyah diduga selalu menghindar dari tim media untuk dimintai keterangan, bahkan setelah rapat paripurna selesai langsung menghilang bak di telan bumi.
Sedangkan Sekretaris DPRD Tulang Bawang, M. Puncak saat ditemui jugan engan untuk dimintai keterangan. "Maaf saya lagi ada urusan mau keluar dan mau sholat," ucapnya saat ditemui tim media ini selepas dari rapat paripurna DPRD setempat.
"Kalau ada urusan kedinasan langsung aja temui bagian keuangan, Ferdinan yah," sebutnya.
Terpisah, saat ditemui Ferdinan tidak bisa memberikan penjelasan terlalu detail terkait salah satu anggaran medical chek-up yang dipertanyakan.
"Nah, kalau terkait anggaran itu, saya kurang paham yah. Soalnya tahun 2023 saya belum disini. Mungkin nanti saya akan koordinasikan dulu dengan rekan- rekan yang mengetahuinya. Dan saya juga sudah ada janji dengan pak Sekda dan sudah di tunggunya. Nanti kita koordinasikan lagi," kilahnya mengakhiri percakapan. (Tim/Red)